Jokowi akan Sampaikan Masalah Ekonomi Digital dan Atasi Kesenjangan di KTT G-20

Jokowi akan Sampaikan Masalah Ekonomi Digital dan Atasi Kesenjangan di KTT G-20


Jokowi akan Sampaikan Masalah Ekonomi Digital dan Atasi Kesenjangan di KTT G-20

Posted: 28 Jun 2019 01:34 AM PDT

Jokowi akan Sampaikan Masalah Ekonomi Digital dan Atasi Kesenjangan di KTT G-20JAKARTA, LELEMUKU.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana bertolak ke Osaka, Jepang untuk mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) negara-negara yang tergabung dalam Group 20 (G-20), di Osaka, Jepang, yang diselenggarakan 28-29 Juni 2019.

Kepala Negara beserta rombongan berangkat dari Bandar Udara (bandara) Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada hari Kamis (27/06/2019) malam, dengan didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

Usai menyampaikan keterangan pers terkait Putusan Mahkamah Konstitusi mengenai gugatan pemilihan umum dengan didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla, Presiden Jokowi mengatakan, dalam KTT tersebut dirinya akan berbicara dua hal.

"Yang pertama yang berkaitan dengan inovasi di bidang digital ekonomi dan juga yang kedua yang berkaitan upaya dalam mengatasi kesenjangan," kata Presiden.

Saat konferensi pers  Presiden juga akan mengingatkan kepada kolega-koleganya yang hadir, baik perdana menteri, presiden, maupun raja di G-20 terkait situasi dunia yang sekarang ini dipenuhi dengan ketidakpastian dan dibayangi dengan isu perang dagang yang semakin besar.

"Saya berharap agar negara-negara G20, pemimpin-pemimpinnya bisa menunjukkan kearifan dan kepemimpinan kolektif sehingga situasi yang ada menjadi lebih baik dan pasti bagi kita semuanya," ujar Presiden.

Sebagaimana diketahui, kelompok negara-negara Grup 20 atau disingkat G20 dibentuk pertama kali pada pertemuan G7 di Berlin, Jerman pada tahun 1999.

Pada bulan September tahun 2008, KTT G20 pertama kali digelar di Washington, Amerika Serikat yang dihadiri oleh 20 (dua puluh) kepala negara.

Negara-negara tersebut di antaranya adalah Argentina, Australia, Brasil, Kanada, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Korea Selatan, Turki, Inggris, Amerika Serikat, Republik Rakyat Tiongkok, Afrika Selatan, dan anggota Uni Eropa.

Harapan dengan diaktifkannya pertemuan G-20 adalah untuk menghindarkan dunia dari krisis global yang menjalar seperti yang terjadi tahun 1997-1998 dan 2007-2008. (Setkab)

Polsek Metro Kalideres Ungkap Peredaran Narkoba Jaringan Lapas

Posted: 28 Jun 2019 01:06 AM PDT

Polsek Metro Kalideres Ungkap Peredaran Narkoba Jaringan LapasJAKARTA BARAT, LELEMUKU.COM - Polsek Metro Kalideres menangkap dua pengedar ekstasi jaringan lapas (lembaga pemasyarakatan) berinisial AS dan ZZ di Jalan Keutamaan Dalam RT 02/09, Krukut, Tamansari, Jakarta Barat, Senin (25/06/2019) lalu.

Menurut Kapolsek Metro Kalideres, AKP Indra Maulana, pihaknya menemukan ekstasi siap edar sebanyak 19.000 butir dengan kualitas baik. Kapolsek mengatakan, pengungkapan kasus itu berawal dari penangkapan terhadap AS di Jalan KH Zainul Arifin, Petojo, Jakarta Pusat dengan barang bukti tiga butir ekstasi.

"Kami kembangkan ternyata AS mendapatkan barang haram ini dari tersangka ZZ di kawasan Krukut, Tamansari," ujar Kapolsek di Mapolres Metro Jakarta Barat, Rabu (26/06/2019).

Di rumahnya, ZZ menyimpan 19.000 ribu butir ekstasi warna pink berlogo rolex. "Barang haram ini dimasukan ke dalam 15 kantong plastik dengan masing masing berisikan 1.000 butir dan 8 plastik berisi 500 butir," lanjut Kapolsek.

Ekstasi itu tidak hanya mengandung metametamin saja tetapi juga ada zat senyawa XLR yang bisa meningkatkan halusinasi lebih tinggi. "Barang ini sangat jarang di dapatkan di pasaran dan ini merupakan salah satu ekstasi jenis baru. Tapi secara kasat mata bentuk dan fisiknya sama hanya kualitasnya yang beda," ujar Kapolsek.

Menurut kedua tersangka, mereka mendapatkan narkoba dari salah seorang narapidana berinisial E di salah satu lapas di Jakarta. Karena itulah jaringan mereka disebut jaringan lapas. "Pelaku E memiliki jaringan lintas Sumatera dan sudah beberapa kali melakukan peredaran narkoba jenis ekstasi," ujar Kapolsek.

"E biasanya mengedarkan narkoba ini di wilayah Jakarta dan Tangerang," tambah Kapolsek. (HumasPoldaMetro)

Kemenhub Kaji Penggunaan O-Bahn Untuk Transportasi Massal di Indonesia

Posted: 27 Jun 2019 11:01 PM PDT

JAKARTA, LELEMUKU.COm - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah mengkaji angkutan massal yang merupakan gabungan antara Bus Rapid Transit (BRT) dan Light Rapid Transit (LRT) bernama "O-Bahn", sebagai alternatif pilihan angkutan massal perkotaan di Indonesia.

"Dengan semakin terbangunnya infrastruktur jalan, tentunya perlu dilakukan antisipasi agar masyarakat tidak memenuhinya dengan kendaraan pribadi. Caranya yaitu dengan mengoptimalisasikan angkutan massalnya," jelas Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi dalam sebuah diskusi di Jakarta, Minggu (23/6) sore.

Menurut Budi,  Kemenhub tengah berupaya mengoptimalkan prasarana dan sarana Transportasi Massal Perkotaan di Indonesia, dalam rangka mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang berdampak terjadinya kemacetan yang menjadi permasalahan serius di daerah perkotaan di Indonesia.

Berbagai macam angkutan massal perkotaan telah dibangun seperti Bus Rapid Transit (BRT), Light Rapid Transit (LRT) dan Mass Rapid Transit (MRT).

"Tahun 2019 ini adalah era Kementerian Perhubungan untuk memperbaiki semua sarana dan fasilitas menyangkut angkutan umum. Kita juga harus cepat merespon karena beberapa kota besar di Indonesia sudah mulai mengalami kemacetan," ujar Budi.

Pada kesempatan yang sama Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri menyampaikan seiring dengan perekembangan teknologi, saat ini banyak dikembangkan moda angkutan massal seperti misalnya : O-Bahn yang dapat dibangun dengan biaya lebih murah dibandingkan dengan LRT, namun agak lebih mahal dibandingkan dengan BRT biasa.

"Kapasitasnya lebih besar daripada busway, tapi lebih kecil dari LRT. Anggarannya memang lebih besar daripada busway karena kita harus membangun beberapa ruas jalur," terang Zulfikri.

Menurut Dirjen Perkeretaapian itu, penggunaan O-Bhan kemungkinan dilakukan di luar dari Jakarta. Tentu saja harus dilihat lagi masterplan kotanya. Untuk itu, ia menilai perlu kajian lebih lanjut dan duduk bersama dengan Pemda dan stakeholder terkait.

O-Bahn adalah merupakan bagian dari sistem transit BUS cepat. O-Bahn ini memadukan konsep BRT dan LRT dalam satu jalur yang sama.

Bus ini memiliki roda pandu yang berada di samping ban depan bus. Roda pandu ini menyatu dengan batang kemudi roda depan, sehingga ketika bus memasuki jalur O-Bahn, supir tak perlu lagi mengendalikan arah bus karena roda pandu akan mengarahkan bus sesuai dengan arah rel pandu serta mencegah bus terperosok ke celah yang ada di jalur. Sistem ini pertama kali diterapkan di Kota Essen, Jerman dan saat ini sudah digunakan di berbagai negara seperti Australia dan Jepang.

Hadir sebagai narasumber pada diskusi ini Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Dirjen Perkeretaapian Zulfikri, Pengamat dari MTI Suharto Majid dan Artis Ayushita. (Setkab)

Jokowi Tekankan Masalah Keamanan Dalam Repatriasi Rakhine State di Myanmar

Posted: 27 Jun 2019 10:40 PM PDT

BANGKOK, LELEMUKU.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menekankan pentingnya masalah keamanan dalam penanganan masalah Rakhine State di Myanmar. Tanpa perbaikan keamanan, maka masalah repatriasi akan sulit dilakukan.

Pernyataan Presiden Jokowi itu disampaikan saat menghadiri sesi Retreat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-34 ASEAN, dan disampaikan kembali oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dalam konperensi pers di Hotel Athenee, Bangkok, Thailand, Minggu (23/06/2019) sore.

"Sekali lagi, presiden menekankan masalah itu," tegas Menlu Retno Marsudi mengutip Presiden Jokowi.

Presiden, lanjut Menlu, juga memberikan perhatian terhadap masalah komunikasi antara Myanmar dan Bangladesh dan para pengungsi di Cox's Bazar yang tidak begitu lancar, trust deficit masih ada.

Oleh karena itu, Presiden Jokowi mengatakan bahwa ASEAN dapat membantu untuk melancarkan komunikasi antara Myanmar, Bangladesh dan para pengungsi di Cox's Bazar, karena presiden menyampaikan komunikasi Myanmar, Bangladesh, dan para pengungsi akan menjadi bagian yang sangat penting bagi seluruh proses atau persiapan repatriasi yang akan dijalankan.

"Presiden juga tadi yang menekankan bahwa akan lebih baik apabila plan of action untuk implementasi rekomendasi ini ada timeline-nya. Saat ini sudah ada working group yang nanti akan dibawa ke high level committee," ungkap Menlu seraya menambahkan, high level committee melibatkan Pemerintah Myanmar, karena memang dari awal kita bicara bahwa kita bekerja dengan Pemerintah Myanmar.

"Nanti kita akan melihat apakah kita akan mampu mengembangkan suatu time frame bagi implementasi pertemuan. Karena sebenarnya yang paling penting adalah ada progres, tapi kalau ada time line akan lebih mudah mengukur kemajuan-kemajuannya. Jadi itu yang ditekankan oleh Presiden Jokowi," terang Menlu.

Indo Pasifik

Sebelumnya Menlu Retno Marsudi menyampaikan, hari ini adalah hari terakhir pertemuan KTT ASEAN, dan di dalam konteks ASEAN sendiri hanya ada satu pertemuan yang dilakukan oleh presiden, yaitu sesi retreat KTT ASEAN Ke-34. Di dalam retreat biasanya para pemimpin menyampaikan isu-isu yang aktual, isu-isu yang menjadi perhatian dari kawasan Asia Tenggara.

Dalam diskusi tadi, lanjut Menlu, muncul beberapa isu, antara lain mengenai masalah Rakhine State, isu mengenai masalah Indo-Pasifik, isu mengenai RCEP, dan isu yang terkait dengan Laut China Selatan.

Terkait Indo-Pasifik, Menlu Menjelaskan, di dalam diskusi di retreat tadi pemimpin-pemimpin ASEAN menyampaikan terima kasih kepada Indonesia yang telah menginisiasi konsep Outlook ASEAN untuk Indo-Pasifik sehingga pada KTT kali ini konsep tersebut dapat diadopsi.

"Tadi Perdana Menteri Hun Sen mengatakan bahwa dengan Outlook ini, kelihatan bahwa ASEAN mandiri dalam bersikap di dalam mengembangkan pandangan terhadap situasi lingkungan Indo-Pasifik, dan juga mengenai kerja sama-kerja sama yang akan dilakukan," kata Menlu.

Dalam retreat itu Presiden Jokowi menekankan pentingnya ASEAN untuk memiliki Outlook (wawasan) mengenai masalah Indo Pasifik di tengah situasi ketidakpastian global saat ini. "Outlook ini mencerminkan sentralitas dan kekuatan ASEAN dalam menghormati perdamaian, budaya dialog, dan memperkokoh kerjasama.

Dijelaskan Menlu, walaupun Outlook ini adalah mandiri dalam konteks bahwa itu adalah Outlook ASEAN, tetapi Outlook ini bukan merupakan Outlook yang sifatnya tertutup di dalam konteks kemudian tidak membuka pintu bagi kerja sama.

"Justru Outlook ini bersifat terbuka dan kita siap melakukan kerja sama dengan mitra kita di dalam mengimplementasikan cara pandang ASEAN terhadap kawasan Indo-Pasifik, terutama mengenai masalah areas cooperation, karena di situ ada elemen mengenai areas cooperation," ujar Menlu. (Setkab)

Polisi Bongkar Praktik Prostitusi Online Gay di Hotel D'Arcici Sunter

Posted: 27 Jun 2019 10:30 PM PDT

Polisi Bongkar Praktik Prostitusi Online Gay di Hotel D'Arcici SunterJAKARTA UTARA, LELEMUKU.COM - Anggota Unit III Krimsus Sat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil mengungkap praktik prostitusi kaum gay yang menawarkan jasa pijat plus-plus secara online di hotel D'Arcici Sunter, Kota Jakarta Utara, Jakarta.

Pengungkapan tersebut dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP M Faruk Rozi, SIK, M.Si bersama Kanit III Krimsus, Iptu M Falva, SIK, M.Si.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP M Faruk Rozi menjelaskan proses penangkapan pelaku berawal ketika anggota Unit Opsnal Unit 3 melakukan patroli cyber di media sosial Facebook.

Kemudian, anggotanya menemukan sebuah akun dengan nama "Pijit Sensual" yang dikelola oleh UK (pelaku) yang menawarkan jasa pijit plus – plus yang dilakukan oleh laki – laki (pria).

"Menindak lanjuti temuan tersebut anggota opsnal memesan dua orang tukang pijit yang melayani plus – plus dengan tarif Rp. 500.000,00 (Lima ratus ribu rupiah) per orang. Pada hari Rabu tanggal 26 Juni 2019 terjadi kesepakatan dengan pelaku untuk pelayanan pijit plus di hotel D'Arcici Sunter kawasan Sunter Jakarta Utara," ungkap AKP M Faruk kepada wartawan, Rabu (26/06/2019).

Kanit II Krimsus, Iptu M. Falva menambahkan bahwa sekira pukul 19.30 WIB, pelaku bersama temannya berinisial W datang ke hotel tersebut untuk memberikan pelayanan pijit plus layanan seksual.

"Sekira jam 20.40 WIB anggota Unit III Krimsus Sat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok melakukan penangkapan di Kamar No. 1304 Hotel kawasan Sunter Jakarta Utara dan didapati saksi dalam keadaan telanjang di dalam kamar hotel," tuturnya.

Lalu pelaku berikut barang bukti dibawa ke Kantor Polres Pelabuhan Tanjung Priok guna proses penyidikan. Sementara, barang bukti yang diamankan polisi antara lain, satu unit handphone Oppo warna hitam beserta nomer ponselnya, uang tunai Rp1,3 juta, lima buah kondom, dan bukti transfer senilai Rp300 ribu, satu lembar akses card hotel, satu lembar kuitansi atau cash receipt hotel dan celana dalam pria warna biru merek Calvin Klein.

Pelaku pun diancam dengan Pasal 2 ayat (1) UU RI No. 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. (HumasPoldaMetro)

Polisi Depok Bekuk Tersangka Begal Sepeda Motor di Tajur Halang

Posted: 27 Jun 2019 10:25 PM PDT

Polisi Depok Bekuk Tersangka Begal Sepeda Motor di Tajur HalangDEPOK, LELEMUKU.COM - Anggota Satreskim Polsek Bojonggede Polresta Depok membekuk tersangka begal sepeda motor saat sedang tidur pulas di rumahnya Desa Sukmajaya, Tajur Halang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat pada Kamis (27/06/2019) malam.

Tersangka RS alias Copleh (20 tahun), diduga telah merampok sepeda motor Honda Legenda F 3539 N milik Nanang (45 tahun), warga Desa Tonjong, di Jalan Raya Tajurhalang Parung Hijau II, ketika dalam perjalanan pulang ke rumah, pada Minggu (23/6/2019) sekira pukul 24.45 WIB.

"Hasil penyelidikan Reskrim dipimpin Kanit Reskrim Polsek Bojonggede Iptu Jajang diketahui keberadaan sepeda motor korban, ditelusuri ada di rumah pelaku sedangkan tersangka sedang tidur langsung diamankan anggota,"ujar Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Dedi Kurniawan .

Kompol Dedi mengaku rekan pelaku yaitu P, masih diburu."Jadi pelaku bermain dua orang, temannya inisial P masih dalam lidik dan untuk ciri-ciri sudah diketahui anggota dan dilakukan pengejaran,"tambahnya.

Dari tangan tersangka RS, lanjut Kompol Dedi, polisi menyita sebilah celurit digunakan mengancam para korbannya. "Clurit yang kita sita milik pelaku digunakan buat mengancam korban dan merampas motor yang ditinggal korbannya lantaran ketakutan,"tambahnya.

Selain itu sepeda motor milik korban sudah dipotong-potong menjadi beberapa bagian untuk dijual menghilangkan barang bukti. "Anggota masih melakukan pengembangan terhadap pelaku. Melihat dari cara main pelaku merupakan pemain spesialis begal di jalan," jelasnya.

"Pelaku kita kenakan Pasal 365 KUHP dan Pasal 2 Ayat 1 UU Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang membawa celurit dimuka umum ancaman diatas 15 tahun penjara."pungkasnya. (HumasPoldaMetro)

Inilah Ciri-ciri Mayat Wanita Terikat di Bantargebang Bekasi

Posted: 28 Jun 2019 03:43 AM PDT

JAKARTA, LELEMUKU.COM - Sesosok mayat berjenis kelamin perempuan dengan tangan dan kaki terikat ditemukan di lahan kosong tempat pembuangan sampah liar Jalan Raya Kedaung RT 3 RW 4, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat (Jabar) pada Kamis (27/06/2019) siang.

Jasad diduga korban pembunuhan yang sengaja dibuang ke lokasi tersebut. Jenazah pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang melintas menggunakan sepeda motor dengan posisi tergeletak di selokan di tumpukan sampah sekira pukul 11.00 WIB.

"Karena ketakutan warga tersebut langsung berteriak minta tolong dan dilaporkan kepada petugas," kata Yanto, warga sekitar.

Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung berdatangan ke lokasi untuk melihat temuan tersebut. Benar saja, jasad perempuan tersebut diketahui dalam kondisi terbujur kaku dengan tangan dan kaki terikat.

Bahkan, posisinya tengkurap (terlungkup) agak miring, mulut terikat kain biru, leher terikat tali tambang dan tali tas ransel.  Saksi Yanto mengaku tidak melihat adanya luka darah di sekitar lokasi tersebut.

Saat ditemukan, mayat tersebut mengenakan kaos berwarna hitam dan celana jins pendek dengan menggunakan sandal. Petugas yang mendapat laporan itu langsung ke lokasi dan mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Kapolsek Bantargebang, Kompol Siswo membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan penyelidikan sementara, korban diduga tewas karena dibunuh. Namun untuk memastikan kematian korban pihaknya tengah menunggu hasil autopsi dari tim dokter.

Kapolsek menjelaskan, korban saat ditemukan dalam posisi badan terlungkup, mulut terikat kain biru, leher terikat tali tambang dan tali tas ransel, tangan terikat baju kemeja, kaki terikat kaos.

Adapun ciri-ciri korban paruh baya tersebut mempunyai tinggi badan 162 cm, berat badan sekitar 50 kg, dan rambut ikal pirang.  Sementara korban menggunakan kaos oblong warna hitam bergambar tengkorak, celana pendek levis, memakai jam tangan wanita, sandal japit sebelah.

Saat ini, petugas sudah disebar untuk mengungkap kasus ini.  "Anggota sedang bekerja di lapangan untuk segera mengungkap kasus ini," tandasnya. (HumasPoldaMetro)

MK Ungkap Dalil Kecurangan TSM di Pemilu Ranahnya Bawaslu

Posted: 27 Jun 2019 10:55 AM PDT

MK Ungkap Dalil Kecurangan TSM di Pemilu Ranahnya Bawaslu JAKARTA, LELEMUKU.COM - Mahkamah Konstitusi (MK) menilai, dalil permohonan mengenai adanya kecurangan yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) selama proses Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 berlangsung merupakan kewenangan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Sedangkan kewenangan MK sesuai dengan undang-undang adalah tentang perselisihan hasil penghitungan suara.

Sementara terhadap dalil pemohon lainnya, Mahkamah menilai dalil yang diajukan tidak disertakan bukti yang terang, sehingga tidak dapat dibuktikan serta menyakinkan, sehingga dinyatakan tidak beralasan menurut hukum.

Berdasarkan pertimbangan itu, MK menolak seluruh permohonan yang diajukan oleh pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2019.

"Mengadili, menyatakan menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya," kata Ketua Majelis Hakim Konstitusi Anwar Usman ketika membacakan amar putusan Mahkamah di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (27/06/2019) malam.

Sebelumnya, Mahkamah tetap mempertimbangkan perbaikan permohonan Prabowo-Sandi yang diserahkan kepada Mahkamah pada tanggal 10 Juni 2019, meskipun Peraturan MK No.4/2018 tidak memberikan kesempatan bagi pemohon perkara sengketa hasil Pemilu Presiden untuk melakukan perbaikan permohonan.

Putusan ini memperkuat penetapan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 01, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai peraih suara terbanyak pada pemilihan Presiden dan Wakil Presiden terpilih untuk periode 2019-2024, berdasarkan keputusan hasil rekapitulasi nasional Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa (21/5) dinihari. (Setkab)

Joko Widodo Puji Prabowo dan Sandiaga Uno Sebagai Sahabat

Posted: 27 Jun 2019 10:36 AM PDT

Joko Widodo Puji Prabowo dan Sandiaga Uno Sebagai Sahabat
JAKARTA, LELEMUKU.COM - Beberapa saat setelah Mahkamah Konstitusi menyampaikan putusan yang menolak gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2019, baik pasangan Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo dan Kiai Ma'ruh Amin maupun pasangan Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uni menyampaikan pernyataan pers di tempat terpisah.

Pasangan Nomor Urut 01 Joko Widodo dan Kiai Ma'ruf Amin menyampaikan pernyataan di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Kamis (27/06/2019) malam, beberapa saat sebelum Joko Widodo selaku Presiden RI 2014-2019 terbang ke Jepang mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group 20 (G-20), di Osaka, Jepang.

Dalam pernyataannya Joko Widodo (Jokowi) memuji Prabowo dan Sandiaga Uno yang menurutnya memiliki sikap negarawan dalam menghadapi hasil putusan MK yang menolak gugatan tim 02. Jokowi menyatakan memiliki kesamaan visi dengan Prabowo dan Sandi.

"Saya meyakini kebesaran hati dan kenegarawanan sahabat baik saya, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno," kata Jokowi.

Ia mengajak rakyat Indonesia untuk bersatu kembali bersama-sama membangun Indonesia, bersama-sama memajukan Indonesia, Tanah Air kita tercinta. "Tidak ada lagi 01 dan 02 yang ada persatuan Indonesia," tegas Jokowi.

Menurut Jokowi,  kita harus saling menghargai, walaupun pilihan politik kita berbeda tapi kita harus saling menghormati, walaupun pilihan politik kita berbeda pada saat pilpres tapi kita harus, tapi kita harus sampaikan presiden-wakil presiden terpilih adalah presiden bagi seluruh bangsa, bagi seluruh rakyat indonesia.

Ia menyatakan putusan MK adalah putusan yang bersifat final.

"Sudah seharusnya kita menghormati dan melaksanakan bersama-sama," ujarnya.

Selanjutnya Jokowi berterima kasih kepada KPU (Komisi Pemilihan Umum), kepada Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum) dan kepada DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu) yang melalui perannya masing-masing telah sukses memastikan terselenggaranya Pemilu yang jujur dan adil. Serta kepada Mahkamah Konstitusi atas putusannya terkait sengketa Pilpres 2019 yang telah memutus sengketa Pilpres secara adil dan transparan.

Sementara itu Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto didampingi Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Sandiaga Uni dalam pernyataanya mengatakan, pihaknya menghormati hasil yang telah diputuskan dan disahkan dari sidang gugatan sengketa pemilihan presiden di Mahkamah Konstitusi.

"Kami menghormati hasil Mahkamah Konstitusi tersebut. Kami menyerahkan seluruhnya kebenaran dan keadilan yang Hakiki kepada Allah SWT," kata Prabowo di kediaman Kartanegara Jakarta, Kamis (26/06/2019) malam. (Setkab)

Prabowo dan Jokowi Terima Putusan MK, Ajak Perdamaian Indonesia

Posted: 27 Jun 2019 10:32 AM PDT

Prabowo dan Jokowi Terima Putusan MK, Ajak Perdamaian Indonesia
JAKARTA, LELEMUKU.COM - Kedua pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) tahun 2019, yakni Joko Widodo - Ma'aruf Amin dan Prabowo Subianto Djojohadikusumo - Sandiaga Salahudin Uno menanggapi hasil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dengan positif.

Meski mengalami pro dan kontra selama sidang gugatan hasil Pilpres 2019 yang diajukan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, namun kedua pemimpin ini mampu menunjukkan sikap positif yang mendamaikan semua pihak.

Prabowo Terima, Meski Kecewa
Tanggapan pertama dilakukan oleh pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi. Mereka menyatakan menerima keputusan MK yang menolak seluruh permohonan yang diajukan pihaknya dalam sengketa pilpres.

Meski kecewa, Prabowo menyatakan dirinya dan Sandi serta Badan Pemenangan Nasional (BPN) hingga para pendukungnya akan patuh terhadap putusan konstitusi.

"Kami menyatakan, kami hormati hasil keputusan MK tersebut. Kami serahkan sepenuhnya kebenaran yang hakiki pada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa," ujar Prabowo dalam jumpa pers beberapa saat setelah Mahkamah Konstitusi menetapkan putusannya terhadap sengketa hasil pemilu presiden 2019 di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (27/06/2019) malam .

Didampingi oleh calon wakil presiden 02 Sandiaga Uno beserta sejumlah petinggi partai koalisi Adil Makmur, Prabowo menyatakan dirinya sadar bawah putusan MK itu telah menimbulkan kekecewaan termasuk di kalangan pendukungnya. Prabowo meminta para pendukung tetap berjuang sesuai dengan Konstitusi Undang-Undang Dasar 1945.

"Saya minta kepada seluruh pendukung mari kita tidak berkecil hati, tetap tegar, tenang dalam berjuang seusai kerangka damai dan konstitusi kita, yaitu UUD 1945. Kita harus memikirkan kepentingan yang lebih besar, keutuhan bangsa dan negara. Kita harus memandang bahwa seluruh anak bangsa adalah saudara-saudara kita sendiri," ujar Prabowo

Hal itu ia ungkapkan dalam merespons putusan Mahkamah Konstitusi yang menolak seluruh dalil permohonan sengketa hasil Pilpres 2019 yang diajukan tim hukum Prabowo-Sandiaga.

"Walaupun kami mengerti keputusan itu sangat mengecewakan bagi kami, dan para pendukung Prabowo Sandi. Namun sesuai kesepakatan, kami akan tetap patuh dan ikuti jalur konstituisi kita yaitu UUD 1945 dan sistem perundangan yang berlaku," kata Prabowo.

Jokowi Siap Jadi Pemimpin Untuk Semua

Beberapa saat kemudian capres nomor urut 01 Joko Widodo, melakukan konferensi pers dan menyatakan dirinya  berjanji akan menjadi presiden bagi semua. Jokowi menggarisbawahi bahwa putusan MK adalah putusan yang bersifat final dan harus dihormati serta dilaksanakan bersama-sama.

"Saya dan Ma'ruf Amin berjanji akan menjadi presiden dan wapres bagi seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali," demikian tegas Joko Widodo di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Kamis malam.

Seperti diberitakan VOA Indonesia, Jokowi mengatakan, kini tak ada lagi 01 dan 02. Yang ada adalah persatuan Indonesia.

"Tidak ada lagi 01 dan 02. Yang ada persatuan Indonesia. Walau pilihan politik berbeda, kita harus saling menghargai. Walaupun pilihan politik kita berbeda, kita harus saling menghormati. Walaupun pilihan politik kita berbeda pada saat pilpres, kita harus sampaikan presiden-wakil presiden terpilih adalah presiden bagi seluruh bangsa, bagi seluruh rakyat Indonesia," tutur Jokowi.

"Saya yakin semangat kita sama, yaitu Indonesia yang bersatu untuk membangun Indonesia yang maju, yang mampu bersaing dengan negara2 lain, yang menang, unggul, membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat Idonesia," tegas Joko Widodo.

Hal senada disampaikan cawapres Ma'ruf Amin yang menyatakan tidak ada lagi friksi karena rakyat Indonesia adalah satu kesatuan dan tidak terpecah.

"Keputusan MK bukan untuk memenangkan salah satu pihak tapi untuk kemashlahatan seluruh bangsa. Mari kita sikapi demi keutuhan bangsa. Tidak ada lagi friksi-friksi karena kita adalah satu, bangsa Indonesia," ujarnya.

Ditambahkannya, "dengan bismillahirrohman nirrahim, kita bersama-sama membangun negeri ini untuk kebaikan bangsa semua."

Secara khusus Joko Widodo menyampaikan penghargaan atas kebesaran hati dan kenegarawanan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, yang menurutnya "memiliki visi yang sama untuk membangun Indonesia ke depan."

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pemilihan umum 2019, khususnya kepada KPU, Bawaslu, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu DKPP, TNI-Polri, Mahkamah Konstitusi, dan Mahkamah Agung. "Juga tentunya kepada partai-partai koalisi dan relawan yang sudah bekerja keras, dan seluruh rakyat Indonesia," ujar Jokowi menutup pernyataan persnya. (Albert Batlayeri)

Anwar Usman Pimpin Pembacaan Putusan Sidang Gugatan Hasil Pemilu Presiden 2019

Posted: 27 Jun 2019 08:35 AM PDT

JAKARTA, LELEMUKU.COM - Setelah membacakan putusan dalam sidang gugatan hasil pemilu presiden 2019 secara bergantian selama sembilan jam sejak jam 12.30 siang.

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman dalam putusannya mengatakan "mengadili, menyatakan, dalam eksepsi menolak eksepsi termohon dan pihak terkait untuk seluruhnya.

Dalam pokok permohonan: menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya."

MK menyatakan penanganan pelanggaran administratif yang disebut pemohon, dalam hal ini tim kuasa hukum pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, "bersifat terstruktur, sistematis dan masif" dalam pemilu merupakan kewenangan Bawaslu. Sedangkan kewenangan MK adalah tentang perselisihan hasil penghitungan suara.

Dalam amar putusannya, MK menolak semua dalil pemohon yang dinilai tidak beralasan karena tidak dapat membuktikan dalil permohonannya dan hubungannya dengan perolehan suara.

Putusan ini memenangkan pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Hakim MK Menegaskan "Hanya Takut pada Allah SWT"

Sebelumnya ketika memulai sidang putusan sengketa hasil pemilihan presiden 2019, Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman dengan menggarisbawahi bahwa seluruh hakim MK "hanya takut pada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa."

Dengan tegas ia mengatakan "kami telah berijtihad, berusaha sedemikian rupa untuk mengambil keputusan dalam perkara ini, yang tentu saja harus didasarkan pada fakta-fakta yang terungkap dan terbukti di dalam persidangan."

Ditambahkannya bahwa para hakim majelis Mahkamah Konstitusi tahu bahwa keputusannya tidak mungkin memuaskan semua pihak, "untuk itu kami mohon tidak dijadikan ajang untuk saling menghujat dan memfitnah."

Prabowo-Sandiaga Uno Akan Sampaikan Pernyataan atas Putusan MK

Berdasarkan pantauan VOA di lapangan, pimpinan serta petinggi partai yang tergabung dalam Koalisi Adil Makmur telah berkumpul di kediaman calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan; tidak saja untuk menyaksikan bersama-sama sidang putusan sengketa di MK, tetapi juga untuk menyikapi hasil sidang itu. Beberapa sumber mengatakan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno akan menyampaikan pernyataan resmi Kamis sore.

Sementara itu sejak pagi sekitar seribu pengunjukrasa telah memadati kawasan di sekitar gedung MK, mulai dari Patung Kuda hingga di depan gedung Kementerian Polhukam. Lebih dari 47.000 personil gabungan TNI-Polri dikerahkan mengamankan situasi, termasuk 13.000 personil yang ditempatkan di MK. (VOA)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya

    © 2016- Lelemuku.com is owned by PT. Batlax.com.
    Affiliated with Voice of America, VOA Indonesia, Tempo, BenarNews, Teras.id, Reuters, DW and RT

    DMCA.com Protection Status Creative Commons License

    pembaca saat ini: 0